Senin, 28 Januari 2013

TIPS UNTUK PENDAKI PEMULA


TIPS UNTUK PENDAKI PEMULA
Berikut tips mendaki gunung:
Pilih Barang yang Dapat Berfungsi Ganda
Dalam memilih barang yang akan dibawa pergi mendaki gunung selalu cari alat/perlengkapan yang berfungsi ganda, tujuannya apalagi kalau bukan untuk meringankan berat beban yang harus anda bawa. Contoh : Nesting (tempat memasak untuk tentara), bisa digunakan untuk memasak juga untuk tempat makan maupun menyimpan alat-alat mendaki. Alumunium foil, bisa untuk pengganti piring, bisa untuk membungkus sisa nasi untuk dimakan nanti, dan yang penting bisa dilipat hingga tidak memakan tempat di ransel.
Matras
Goma matras 071009171006 ll.jpg Tips Mendaki Gunung untuk PemulaSebisa mungkin matras disimpan di dalam ransel jika akan pergi ke lokasi yang hutannya lebat, atau jika akan membuka jalur pendakian baru. Banyak pendaki gunung yang lebih senang mengikatkan matras di luar, memang kelihatannya bagus tetapi jika sudah berada di jalur pendakian, baru terasa bahwa metode ini mengakibatkan matras sering nyangkut ke batang pohon dan semak tinggi, lagipula pada saat akan digunakan matrasnya sudah kotor.
Kantung Plastik
Selalu siapkan kantung plastik/ trash bag di dalam ransel anda, karena akan berguna sekali nanti misalnya untuk tempat sampah yang harus anda bawa turun gunung, baju basah dan lain sebagainya. Dapat juga berfungsi untuk lapisan anti air bagi ransel. Atau dapat juga dimanfaatkan sebagai jas hujan saat darurat.
Gunakan selalu kantung plastik untuk mengorganisir barang-barang di dalam ransel anda (dapat dikelompokkan masing-masing pakaian, makanan dan item lainnya), ini untuk mempermudah jika sewaktu-waktu anda ingin memilih pakaian, makanan dsb.
Menyimpan Pakaian
Jika anda meragukan ransel yang anda gunakan kedap air atau tidak, selalu bungkus pakaian anda di dalam kantung plastik, gunanya agar pakaian tidak basah dan lembab.
Sebaiknya pakaian kotor dipisahkan dalam kantung tersendiri dan tidak dicampur dengan pakaian bersih
Menyimpan Makanan
Sebaiknya makanan dikelompokkan sesuai ketahanan/ awetnya makanan disimpan. Untuk makanan yang tidak terlalu tahan lama, sebaiknya dibungkus dengan rapat atau di tempatkan memakai perlakuan khusus. Pilihlah makanan yang bervariasi tetapi mudah dan cepat dalam penyajian. Untuk makanan kaleng ada baiknya tidak terlalu banyak, karena selain berat kita juga harus membawa turun lagi kalengnya setelah dikonsumsi, karena dapat menyebabkan pencemaran lingkungan jika dibuang sembarangan.
Menyimpan Korek Api Batangan
Simpan korek api batangan anda di dalam bekas tempat film (photo), agar korek api anda selalu kering.
Packing Barang / Menyusun Barang Di Ransel
packing 217x300 Tips Mendaki Gunung untuk PemulaSelalu simpan barang yang paling berat di posisi atas, gunanya agar pada saat ransel digunakan, beban terberat berada di pundak anda dan bukan di pinggang anda hingga memudahkan kaki melangkah saat pendakian gunung maupun saat turun nantinya. Usahakan untuk selalu mengingat-ingat dimana barang bawaan anda di tempatkan di dalam ransel, karena ada kalanya kita akan mencari barang tersebut dengan penerangan yang tidak memadai, jadi akan lebih cepat jika anda mengetahui dengan pasti dimana letak barang yang anda cari tanpa melihatnya sekalipun. Akan lebih baik anda membawa hal-hal yang menunjang selama perjalanan dan jangan membawa barang yang tidak dibutuhkan selama anda mendaki, karena selain tidak akan berguna juga memberatkan bekal bawaan di perjalanan.
Obat- obatan
Ada kalanya penting juga untuk membawa obat-obatan P3K, atau obat-obat pribadi dalam kantung atau tempat yang mudah terjangkau, karena jika kita mengalami keadaan yang darurat obat itu mudah untuk ditemukan semua orang.
Minuman beralkohol
Sebaiknya tidak dibawa. Sering kali orang ditempat dingin membutuhkan minuman yang hangat, akan tetapi minuman beralkohol bukan pilihan yang tepat disana. Oleh karena minuman tersebut dapat memicu pecahnya kapiler darah karena terlalu cepatnya kapiler darah memuai dalam tubuh.
Mendaki
Ada baiknya sebelum memulai pendakian, Anda mencari informasi jalur dan angkutan serta info-info penting lainnya pada para pendaki yang pernah berkunjung kesana, karena hal itu akan sangat berguna untuk persiapan pendakian berkaitan dengan bujet (dana), alat dan perlengkapan yang akan dibawa, transportasi apa yang memungkinkan dan paling cepat, berapa lama anda akan menginap, serta makanan apa saja yang akan anda siapkan, berapa banyak air yang harus dibawa, dll. Hal itu sangat penting mengingat kita akan jauh dari fasilitas yang bisa kita dapatkan di perkotaan, sehingga jika terjadi hal-hal yang di luar kendali kita, paling tidak kita ada persiapan sebelumnya.
Cahaya / Lampu
Benda ini sifatnya sangat vital, tetapi kadang kurang diperhatikan. Ada baiknya kita membawa cadangan sumber cahaya di gunung. Bisa memakai senter ataupun penerangan konvensional semacam lilin ataupun lampu minyak. Hal ini dapat dipilih berdasarkan murah dan gampangnya bahan bakarnya didapatkan. Hal lain yang musti menjadi perhatian adalah, jika mengunakan penerangan berupa api harus mewaspadai keamanan dan tempatnya karena akan jadi mimpi buruk jika kita tidak berhati-hati dalam menjaganya. Sediakan pula dop dan baterai cadangan dan simpan di tempat yang mudah dijangkau, sehingga jika dibutuhkan sewaktu-waktu dapat segera ditemukan. Ada baiknya baterai bekas di bawa turun lagi, agar tidak menyebabkan polusi.
Jas Hujan
Perlengkapan satu ini mutlak dibawa walaupun tidak musim hujan, karena perlengkapan ini mempunyai banyak fungsi di gunung. Selain dipakai saat hujan tiba, jas hujan dapat juga digunakan sebagai tenda darurat (bivoak), alas tidur darurat, atap darurat, selimut darurat, juga bisa dipakai sebagai unsur penting tandu darurat.

Minggu, 27 Januari 2013

kode etik pencinta alam


Kode Etik Pecinta Alam Se-Indonesia
1.      Pecinta alam indonesia sadar bahwa alam beserta isinya adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.
2. Pecinta alam indonesia bagian dari masyarakat indonesia sadar akan tanggung jawab kami terhadap Tuhan , Bangsa dan Tanah Air.
3. Pecinta alam indonesia sadar bahwa pecinta alam adalah sebagai mahluk yang mencintai alam sebagai anugrah Tuhan Yang Maha Esa.

2.      Sesuai dengan kesadaran dan hakekat di atas kami menyatakan:
1. Mengabdi kepada tuhan yang maha esa.
2. Memelihara alam beserta isinya serta mempergunakan sumber daya alam sesuai dengan kebutuhan.
3. Mengabdi kepada bangsa dan tanah air.
4. Menghormati tata tertib /kehidupan yang berlaku pada masyarakat sekitar serta menghargai manusia dengan kerabatnya.
5. Berusaha mempererat tali persaudaraan antar pecinta alam sesuai dengan azas pecinta alam.
6. Berusaha saling membantu serta menghargai dalam pelaksanaan pengabdian kepada tuhan , bangsa dan tanah air.
7. Selesai.

Di sahkan bersama dalam Gladien IV
di ujung pandang
Tahun 1974

cara mengetahui ketinggian suatu tempat


Cara Mengetahui Ketinggian Suatu Tempat
Kadangkala kita dihadapkan pada kondisi dimana kita harus dapat menentukan ketinggian suatu tempat,akan tetapi kita tidak mempunyai alat untuk menentukan ketinggian(altimeter), hal itu dapat diatasi dengan cara :

-Lihat terlebih dahulu interval peta, lalu hitung ketinggian tempat yang ingin kita ketahui, memang ada rumusan umum interval kontur= 1/2000 skala peta. tetapim rumus ini tidak selalu benar, beberapa peta topografi keluaran Direktorat Geologi Bandung aslinya berskala 1:50.000 (interval kontur 25 m), tetapi kemudian diperbesar menjadi berskala 1:25.000 dengan interval kontur tetap 25 meter.

Pada suatu kondisi tertentu yang mendesak, misalnya SAR gunung hutan, sering kali peta diperbanyak dengan cara di foto kopi. Untuk itu, interval kontur peta tersebut harus tetap ditulis. Peta keluaran Bakosurtanal (1:50.000) membuat kontur tebal untuk setiap kelipatan 250 meter, atau setiap selang 10 kontur. Seri peta keluaran AMS (skala 1:50.000) membuat garis kontur tebal untuk setiap kelipatan 100 meter. peta keluaran Direktorat Geologi Bandung tidak seragam ketentuan ketebalan garis konturnya. Dengan demikian tidak ada ketentuan khusus dan seragam untuk penentuan garis kontur tebal.

Bila ketinggian kontur tidak dicantumkan, maka kita harus menghitung ketinggian suatu tempat dengan cara :

1. Cari 2 titik berdekatan yang harganya tercantum

2. Hitung selisih ketinggian antara kedua titik tersebut. Hitung berapa kontur yang terdapat antara keduanya (jangan menghitung kontur yang sama harganya bila kedua titik terpisah oleh lembah).

3. Dengan mengetahui selisih ketinggian kedua titik tersebut dan mengetahui juga jumlah kontur yang didapat, dapat dihitung berapa interval konturnya (harus merupakan bilangan bulat).

4. Lihat kontur terdekat dengan salah satu titik ketinggian (bila kontur terdekat itu berada diatas titik, maka harga kontur itu lebih besar dari titik ketinggian. bila kontur terletak dibagian bawah, harganya lebih kecil). Hitung harga kontuir terdekat itu yang harus merupakan kelipatan dari harga interval kontur yang telah diketahui dari no 3. lakukan perhitungan diatas beberapa kali sampai yakin harga yang didapat untuk setiap kontur benar. Cantumkan harga beberapa kontur pada peta anda agar mudah mengingatnya.

Titik Triangulasi

Selain dari garis kontur, Kita dapat dapat mengetahui tinggi suatu tempat dengan bantuan titk ketinggian. Titik ketinggian ini biasanya titik Triangulasi, yaitu suatu titikatau benda berupa pilar/tonggak yang menyatakn tinggi mutlak suatu tempat dari permukaan laut. Titik triangulasi digunakan oleh jawatan-jawatan topografi untuk menentukan suatu ketinggian tempat dalam pengukuran ilmu pasti pada waktu pembuatan peta. Macam titik triangulasi :

- Primer : P.14/3120 Kuarter : Q.20/1350

- Sekunder : S.75/1750 Tersier : T.16/975

Mengenal Tanda Medan

Di samping tanda medan yang terdapat pada legenda. Peta topografi biasa menggunakan bentuk-bentuk atau bentang alam yang menyolok dilapangan dan mudah dikenali di peta, yang kita sebut tanda medan. Beberapa tanda medan dapat anda “baca” dari peta sebelum anda berangkat ke lokasi, tetapi kemudian harus ada cari dilokasi, tanda-tanda medan itu antara lain :

- puncak gunung atau bukit, punggungan gunung, lembah antara dua puncak, dan bentuk-bentuk tonjolan lain yang menyolok.

- lembah yang curam, sungai, pertemuan anak sungai, kelokan sungai, tebing-tebing di tepi sungai.

- belokan jalan, jembatan (perpotongan sungai dengan jalan), ujung desa, simpang jalan.

- bila berada di pantai, muara sungai akan menjadi tanda medan yang sangat jelas , begitu juga tanjung yang menjorok ke laut, teluk-teluk yang menyolok, pulau-pulau kecil, delta dan sebagainya

- di daerah daratan atau rawa-rawa biasanya sukar mendapatkan tonjolan permukaan bumi atau bukit-bukit yang dapat dipakai sebagai tanda medan. Permukaan kelokan-kelokan sungai, cabang-cabang sungai, muara sungai kecil.

- dalam penyusuran di sungai, kelokan tajam, cabang sungai, tebing-tebing, delta dan sebagainya dapat dijadikan sebagai tanda medan.

Pengertian tanda medan ini mutlak untuk dikuasai. Akan selalu digunakan pada uraian selanjutnya tentang teknik peta kompas.

Kompas

1. Guna Kompas

Kompas adalah alat penunjuk arah yang digunakan untuk mengetahui arah utara magnetis. Karena sifat kemagnetannya, jarum kompas akan menunjuk arah utara-selatan (jika tidak dipengaruhi oleh adanya gaya-gaya magnet lainnya selain magnet bumi). Tetapi perlu diingat bahwa arah yang ditunjuk oleh jarum kompas tersebut adalah arah utara magnet bumi, jadi bukan arah utara sebenarnya.

Secara fisik, kompas terdiri atas : a) Badan, yaitu tempat komponen-komponen kompas lainnya berada; b) Jarum, selalu mengarah ke utara-selatan bagaimanapun posisinya; c) Skala penunjuk, menunjukkan derajat sistem mata angin.

2. Jenis-Jenis Kompas, dalam suatu perjalanan banyak macam kompas yang dapat dipakai, pada umumnya dipakai dua jenis kompas, yaitu kompas bidik (misalnya kompas prisma) dan kompas orienteering (misalnya kompas silva). Kompas bidik mudah untuk membidik, tetapi dalam pembacaan di peta perlu dilengkapi dengan busur derajat dan penggaris. Kompas silva kurang akurat jika dipakai untuk membidik, tetapi banyak membantu dalam pembacaan dan perhitungan di peta. Kompas yang baik pada ujungnya dilapisi fosfor agar dapat terlihat dalam keadaan gelap.

3. Pemakaian Kompas,kompas dipakai dengan posisi horizontal sesuai dengan arah garis medan magnet bumi. Dalam memakai kompas, perlu dijauhkan dari pengaruh benda-benda yang mengandung logam, seperti pisau, golok, karabiner, jam tangan dan lainnya. Kehadiran benda-benda tersebut akan mempengaruhi jarum kompas sehingga ketepatannya akan berkurang.

Altimeter

altimeter merupakan alat pengukur ketinggian yang bisa membantu dalam menentukan posisi. Pada medan yang bergunung tinggi, resection dengan menggunakan kompas sering tidak banyak membantu, disini altimeter lebih bermanfaat. Dengan menyusuri punggungan-punggungan yang mudah dikenali di peta, altimeter akan lebih berperan dalam perjalanan, yang harus diperhatikan dalam pemakaian altimeter :

- setiap altimeter yang dipakai harus dikalibrasi. Periksa ketelitian altimeter di titik-titik ketinggian yang pasti.

- Altimeter sangat peka terhadap guncangan, perubahan cuaca, dan perubahan temperatur.

Rabu, 09 Januari 2013

puisi alam


Kesaksian

Mendaki bukan untuk menghantarkan nyawa
Walau kutau umur ada ditangannya
Karna itu aku cinta pada alam
Karna itu aku cinta pada keberanian hidup
“Janganlah Tinggalkan Apapun Kecuali Jejak”
Karena prinsip itulah, kuyakin nyawaku takkan tertinggal dipuncak

Bagiku mendaki adalah introspeksi diri
Berusaha mendekatkan diri kepada ILAHI
Menghancurkan kesombongan di dalam diri
Dan Kejujuran Yang Hakiki

Bukan masalah berapa banyak gunung yang kau daki
Tapi berapa banyak perubahan hidup setelah mendaki
JADILAH semakin baik lewat alam
JADILAH bijaksana lewat hutan
JADILAH sedderhana lewat pendakian
SEMOGA.  . .



PANGRANGO

Aku kembali kerimbaMU
kealamMU yang sepi
tanpa hingar-bingar lampu sinar mercury
mencoba berusaha mencari jati diri
bersama hutan-hutanMU yang semakin sepi
dihutanMU INILAH AKU
aku tidak akan menjadi aku
kalau aku tidak berusaha menjadi aku

kabut tipis pun turuh perlahan di lembah pangrango
dipuncak ladang Edelwais yang semakin sepi
yang bertambah sepi karena tangan-tangan
yang berusaha mengambil sedikit keindahanMU
walaupun tak terdengar  tangis dariMU
tapi kuyakin karena kejadian itu
menjadilah lestari walau tanpaku
menjadilah semakin indah walau tanpaku
tenanglah di kesepianmu walau tanpaku
kutahu dan kuyakin itu
                                                                             nama  : dwi noer jaya
                                                                             npm    : 22210198
                                                                             kelas : 3eb08Kesaksian

Mendaki bukan untuk menghantarkan nyawa
Walau kutau umur ada ditangannya
Karna itu aku cinta pada alam
Karna itu aku cinta pada keberanian hidup
“Janganlah Tinggalkan Apapun Kecuali Jejak”
Karena prinsip itulah, kuyakin nyawaku takkan tertinggal dipuncak

Bagiku mendaki adalah introspeksi diri
Berusaha mendekatkan diri kepada ILAHI
Menghancurkan kesombongan di dalam diri
Dan Kejujuran Yang Hakiki

Bukan masalah berapa banyak gunung yang kau daki
Tapi berapa banyak perubahan hidup setelah mendaki
JADILAH semakin baik lewat alam
JADILAH bijaksana lewat hutan
JADILAH sedderhana lewat pendakian
SEMOGA.  . .



PANGRANGO

Aku kembali kerimbaMU
kealamMU yang sepi
tanpa hingar-bingar lampu sinar mercury
mencoba berusaha mencari jati diri
bersama hutan-hutanMU yang semakin sepi
dihutanMU INILAH AKU
aku tidak akan menjadi aku
kalau aku tidak berusaha menjadi aku

kabut tipis pun turuh perlahan di lembah pangrango
dipuncak ladang Edelwais yang semakin sepi
yang bertambah sepi karena tangan-tangan
yang berusaha mengambil sedikit keindahanMU
walaupun tak terdengar  tangis dariMU
tapi kuyakin karena kejadian itu
menjadilah lestari walau tanpaku
menjadilah semakin indah walau tanpaku
tenanglah di kesepianmu walau tanpaku
kutahu dan kuyakin itu
                                                                             nama  : dwi noer jaya
                                                                             npm    : 22210198
                                                                             kelas : 3eb08

Kamis, 22 November 2012

Resensi Film Denias "senandung diatas awan"


RESENSI FILM “DENIAS , Senandung diatas Awan”




Resensi film :
·         Sutradara    : John de Rantau
·         Produser      : Nia Zulkarnaen, Ari sihasale
·         Penulis         : Jeremias Nyangoen, Monty Tiwa
·         Distribusi    : Alenia pictures
·         Durasi         : 110 menit
·         Negara        : Indonesia
·    Pemeran       : Albert Thom Joshua Fakdawer, Ari Sihasale, Nia Zulkarnaen, Marcella Zalianty, Michael Jakarimilena, Pevita Eileen Pearce, Mathias Muchus, Audrey Papilaya

Film ini mengisahkan sebuah perjalanan hidup seorang anak kecil dalam menggapai cita-cita dan impiannya. Usia anak itu adalah usia anak Sekolah Dasar. Kira-kira sembilan sampai dua belas tahunan. Ia hidup dalam lingkungan masyarakat suku Boneo. Tepatnya di daerah Papua, Irian Jaya.



Nama anak itu adalah Denias. Ia tergolong seorang anak dari keluarga miskin. Meskipun demikian, ia memiliki cita-cita dan impian yang tinggi, yaitu bersekolah. Di daerahnya tida ada lembaga sekolah secara resmi dan layak dijadikan sarana belajar dan pembelajaran. Selama itu, ia dan anak-anak kampung yang lain bersekolah di sebuah Honei. Yaitu sebuah bangunan rumah yang saat itu dijadikan tempat belajar darurat yang kondisinya sangat memprihatinkan.

Denias merupakan seorang anak yang pandai, cekatan, berbakti kepada orang tua, serta berobsesi tinggi. Di sekolah dan di lingkungan bermain, ia memiliki seorang teman yang selalu mencuranginya dan berbuat tidak baik kepadanya. Dia adalah Noel. Suatu ketika, saat di sekolah,mereka sempat berkelahi. Hal itu disebabkan oleh Noel yang bersikap curang dan culas saat bermain.

Sebagai anak orang yang miskin, Denias berani melawan siapapun demi kebenaran, tak perduli dengan siapa ia berhadapan. Hal itu ia tunjukan kepada Noel yang notabenenya adalah anak seorang Kepala Suku yang bermartabat tinggi dan diyakini memiliki kekuatan supranatural di kampungnya.


Pada mulannya Denias dan teman-temannya di Honei tersebut diajar oleh seorang guru yang berasal dari Jawa. Ia terlihat cerdas dibanding dengan teman-temannya yang lain. Ia rajin dalam bersekolah. Bersekolahnya Denias itu tidak cukup lama. Karena Istru guru tersebut sakit keras di Jawa, ia akhirnya pulang ke Jawa. Honei itupun sekarang sepi. Sesepi hati Denias. Tidak ada yang bersekolah lagi.

Denias bingung. Harus kemana lagi ia akan bersekolah. Ia kemudian menemui seorang tentara RI yang bernama Pak Leo. Itu panggilan yang dilakukan oleh Denias kepada tentara itu. Sebenarnya namanya bukan Pak Leo. Yang benar adalah Maleo. Yaitu suatu nama untuk satu korps pasukan khusus TNI yang di tugaskan di kepulauan Irian Jaya. Pasukan itu terdiri dari cukup banyak orang. Namun yang di tugaskan di daerah Denias hanya satu orang itu saja. Denis kemudian mencurahkan isi hatinya yang merasa kalut sebab tidak dapat bersekolah lagi. Mendengar keluhan tersebut, Pak Leo pun hatinya tersentuh. Ia kemudian memutuskan diri untuk mengajar Denias dan teman-temannya di Honei itu.

Denias memang anak yang berbakti kepada kedua orang tuanya. Hal itu dilakukannya sehari-hari. Suatu ketika ibunya terjatuh sebab kondisi kesehatannya yang kurang membaik. Melihat hal itu, Denias langsung sigap menghampirinya dan menolongnya. Ia berteriak histeris. Kebaktiannya terlihat sangat mendalam saat ia berkenan merawat ibunya. Dengan tulus dan ikhlas ia merawatnya.

Beberapa saat kemudian ibunya pun tertidur. Saat itu Denias tiba-tiba dipanggil oleh beberapa orang temannya. Yang namannya pasti pernah melakukan kesalahan dan keteledoran. Apalagi seorang anak kecil seusia Denias. Denias dipanggil dan rencanannya diajak berburu ke hutan. Ia dipaksa ikut oleh teman-temannya. Ia bingung. Ia berada dalam sebuah dilema antara merawat ibunya dengan paksaan teman-temannya.

Melihat ibunya yang sedang tidur pulas, rasa solidaritasnya muncul. Ia kemudian bersedia berburu ke hutan bersama teman-temannya. Namun sungguh naas, ia lupa bahwa sebelum berangkat berburu, ia menggantungkan bajunya di atas perapian dekat ibunya yang sedang tidur pulas. Baju tersebut kemudian terjatuh ke perapian. Api yang tadinya kecil kini menjadi besar oleh baju itu. ibunya tidak menyadari hal itu sebab sedang tidur. Kobaran api itu semakin membesar dan membakar rumah begitu juga ibunya. Denias melihat dari kejauhan ada rumah yang terbakar. Ia memastikan bahwa arah rumah tersebut adalah rumahnya. Ia lalu berlari dari hutan untuk pulang. Sesampainya di rumah, ia dikejutkan oleh kondisi fisik ibunya. Ibunya meninggal sebab terbakar api. Tubuhnya hangus. Derai air mata tak sanggup tertahan. Ia mengalami sok berat selama beberapa hari. Ia hanya bisa bermurung durja, meski ayahnya kerap menasehati dan memotivasinya. Pak Leo pun juga menasehatinya dan memberi semangat hidup yang baru kepada Denias. Akhirnya ia pun dapat menikmati hari-harinya dengan ceria lagi. Dan bersekolah lagi.

Denias kembali belajar bersama-sama dengan temannya. Ia bersemangat. Tapi semangatnya itu tidak didukung oleh orang tuanya. Ia kerap dilarang untuk bersekolah. Ia disuruh membantu bapaknya di rumah. Dalam kondisi semacam itu, semangatnya tidak kunjung padam. Ia bersekolah dengan sembunyi-sembunyi dari bapaknya.

Tidak lama kemudian, honei itu roboh dan hancur oleh gempa bumi. Denias dan teman-temannya tidak punya tempat sekolah lagi. Pak Leo lalu berinisiatif untuk membangun tempat sekolah yang sangat sederhana. Yang penting dapat dijadikan tempat belajar dan pembelajaran.

Pembangunan tempat itu ternyata mendapat hujatan dari beberapa warga dan kepala suku. Tempat itu dilarang berdiri di sana. Tidak lama dari kejadian itu, Pak Leo pun dipindahtugaskan dari kampung enias. Kini Denias kembali dirundung duka sebab tidak dapat belajar dan bersekolah lagi.

Dalam kondisi semacam itu, Denias terobsesi oleh kata-kata Pak Leo bahwa di balik gunung ada tempat sekolah. Tepatnya di kota. Denias hatinya merasa terpanggil. Ia kemudian memutuskan diri untuk meningalkan kampung halamannya dan juga orang tuanya. Ia pergi dengan sembunyi-sembunyi. Ia melewati gunung dan lembah untuk sampai ke kota. Ia berlari kencang untuk segera sampai di kota. Sungguh jauh tempat yang ditempuh Denias, namun tidak menyurutkan api semangatnya untuk bersekolah.

Sesampainya di kota, mendapat seorang teman yang bernama Enos. Ia adalah gelandangan. Untuk sementara waktu, Denias tinggal bersama Enos di pingguran jalan. Ia kemudian pergi kesekolah yang dimaksud. Di sana ia bertemu dengan Bu Sam. Seorang wanita cantik dan berbudi luhur. Bu Sam meanyakan tujuan Denias datang ke sekolah itu. setelah panjang lebar dijelaskan, Bu Sam pun tahu maksid dan tujuan Denias ke tempat itu. yaitu tidak lain untuk bersekolah.

Bu Sam dalam dilema. Berdasarkan aturan sekolah yang ada, Denias tidak dapat masuk di sekolah tersebut. Hal itu disebabkan Denias tidak punya cukup uang untuk biaya sekolah. Lebih dari itu, Denias tidak memiliki buku raport.

Bu Sam berusaha keras untuk bisa memasukkan Denias ke sekolah tersebut. Ia mensosialisasikannya kepada semua guru dan pengurus sekolah. Dan untuk sementara waktu, Denias tinggal di rumah Bu Sam. Namun tidak lama. Ia kemudian tinggal di asrama sekolah.

Bu Sam berjanji kepada Denias bahwa ia akan dapat masuk di sekolah itu. Selama berada di lingkungan sekolah, denias bertemu dengan seorang anak gadis yang berama Angel. Ia baik hati. Ia berteman akrab dengan Denias. Hal itu menyebabkan hati Noel sakit. Dan saat itulah Denias tahu bahwa Noel juga sekolah di tempat itu.

Denias mendapat syarat dari Bu Sam, bahwa jika ia ingin diterima bersekolah di tempat itu, ia tidak boleh nakal dan membuat ulah. Meski ia mendapat perlakuan kurang baik dari teman-temannya, ia harus dapat menahan emosinya. Ia harus mengalah jika ingin diterima.
Saat inilah perjuangan keras Denias diuji. Di sekolah dan di asramah itu, ia masih tetap sama seperti di kampungnya. Ia masih mendapat perlakukan yang tidak baik dan culas dari Noel. Kini ia harus sabar dan tidak menanggapi segala perlakuan Noel. Ia bahkan sempat dihajar habis-habisan oleh Noel dan teman-temannya tanpa ada alasan yang jelas. Demi bisa diterima sekolah di tempat itu, ia rela dipukuli dan tidak membalasnya. Bukanya dia tidak berani dengan Noel dan teman-temannya. Demi impian dan cita-citanya, ia harus besabar.

Saat di asrama, Noel juga bersikap sama. Ia bahkan lebih kejam. Ia membuat peraturan sendiri untuk tidak memperkenankan teman-temannya memberi tempat tidur pada Denias. Tempat tidur yang semestinya diperuntukkan Denias ia ambil alih. Sedangkan tempat tidurnya dibiarkan kosong. Denias dalam setiap malamnya selalu tidur di lantai tanpa alas suatu apapun. Dengan kondisi seperti itu, denias akhirnya jatuh sakit. Tapi tidak lama kemudian dia sembuh.

Di sekolah itu Denias masih belum diterima sebagai murid. Ia di sana difungsikan sebagai pelayan kantin. Melayani seluruh siswa yang sedang makan dan berjajan di sana. Suatu ketika, saat jam istirahat dan makan, denias mengantarkan hidangan kepada siswa-siswa tersebut. Denias dalam menjalankan tugasnya kembali mendapat perlakuan yang kurang baik dari Noel. Denias dijatuhkan oleh Noel, denias tidak menghiraukannya, tapi Noel malah mengajaknya berkelahi. Denias maunya dipukul oleh Noel, tapi kali ini ia sedikit membela diri. Piring yang masih ada di genggaman tangannya, ia jadikan alat untuk menangkis pukulan Noel. Tangan Noel pun patah dan berdarah sebab menghantam piring.


Denias merasa bersalah. Dalam hatinya, terbersit rasa salah yang begitu besar. Ia beranggapan bahwa telah melanggar nasehat Bu Sam. Dan ia pasti tidak akan diterima bersekolah di tempat itu. ia kemudian berlari kencang keluar. Entah kemana ia pergi. Sungguh jauh ia berlari.

Bu Sam mencarinya kesana-kemari, namun tidak kunjung menemukannya. Denias pada saat itu berencana untuk kembali ke kampung halamannya. Ia putus asa. Ia merasa bahwa impian dan cita-citanya untuk bersekolah kini telah pupus oleh satu kesalahan yang dilakukannya, yaitu dengan melukai Noel.   


     
Denias adalah anak yang berbudi baik. Ia tidak lupa dengan orang yang menolongnya. Dalam kepedihan hati dan keputusasaannya, ia masih menyempatkan diri berpamitan kepada Bu Sam. Ia berpamit untuk pulang ke kampung halamannya. Saat itulah, Denias mendapat kabar gembira dari Bu Sam, bahwa ia diterima bersekolah di tempat itu. Hati Denias berbunga-bunga. Impian dan cita-citanya kini tercapai juga. Ia pun mengurungkan niatnya untuk pulang ke kampung halamannya. Ia bersekolah dan mulai mengukir masa depannya. Denias menari di atas awan.

Penghargaan Festival Film Indonesia 2006
Pemeran Pria Terbaik                : Albert Fakdawer
Skenario Asli Terbaik               : Monty Tiwa
Skenario Adaptasi Terbaik       : Jeremias Nyangoen, Masree Ruliat, Monty Tiwa dan John de Rantau
Tata Sinematografi Terbaik      : Yudi Datau

Sumber        :
2.    http://id.wikipedia.org/wiki/Denias,_Senandung_di_Atas_Awan

Kamis, 18 Oktober 2012

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing


Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing

Pada tanggal 25 agustus 20012, kami siap berangkat ke purwokerto untuk mendaki gunungt sindoro sumbing. Sebelumnya kita sudah merencanakan jauh-jauh hari dan kami packing serta membeli tiket pada bulan puasanya. Keberangkatan kami diawali dari stasiun citayem, menuju stasiun kota untuk menunggu kereta kearah purwokerto.
Tepat jam 1 siang kereta yang kami tunggu pun datang, dan kami pun berangkat menuju purwokerto. Akhirnya kamipun sampai di stasiun purwokerto, kami sampai malam hari dan kami pu langsung menyambung dengan menaiki bus yang menuju wonosobo. Setelah berjam-jam diperjalanan akhirnya kamipun sampai di tempat yang kami tuju, kami pun menginap di camp gunung sindoro, gunung pertama yang akan kami daki besok, sepiring nasi dan teh hangat saat itu menemani obrolan kami hingga kami pun terlalap.
Keesokan harinya kami siap mendaki, kembali kami packing dan bersiap-siap, tepat pukul 07.35, kami sudah bersiap mendaki, sebelum mendaki kami pun berdoa dan kamipun siap untuk jalan, setapak demi setapak kami berjalan, seperti biasanya para pendaki, saya diperjalanan menuju puncak gunung sindoro, kami bercanda ria dan saling memotivasi saat team pendaki dari kami yang kelelahan, dari kaki gunung ke pos 1 alhamdulillah lancar, dari pos 1 ke pos 2 alhamdulillah juga cuaca dan alam pun masih bersahabat dengan kami, dari pos 2 menuju pos 3 disitu cuaca tidak mendukung, diawali dengan hujan rintik dengan kesepakatan bersama kami nekat mendaki ditengah hujan, setelah sekian lam akami mendaki, hujan pun berhenti tetapi cuaca masih tampak sangat tidak menentu kadang mendung, kadang tidak, tetapi kami terus berjalan setapak demi setapak, cuaca yang mendung dengan awan yang berkepul-kepul dan dipermanis dengan kabut yang cukup tebal yang menghambat jarak pandang kami.
Kami terus berjalan dan tetap berjalan dengan mengandalkan pengalaman, tidak disangka cuaca yang saat itu tak menentu kembali hujan cukup deras ditambah angin yang cukup keras dan ternyata ini adalah badai, dan kami pun memutuskan untuk berhenti dan beristirahat sambil makan dan minum. Sangat lama saat menunggu cuaca membaik hingga kami memutuskan memasang tenda disana, keputusan kami itu karena kami meliahatcuaca yang tak mendukung dan sudah mulai sore sekitar pukul 17.00, akhirnya kami mendirkan tenda dan DU (dapur umum) diketinggian sekitar kurang dari 3000 mdpl untuk ngecamp. Tak disangka cuaca berangsur membaik dan sedikit keberuntungan kami saat itu kami melihat sunset dibalik 4 gunung, gunung sumbing, merbabu, lawu, dan entah yang satu lagi apa namanya.
Pagipun tiba, setelah keluar dari tenda kami kembali disambut indahnya sunrice “woooooow SUBHANALLAH” indahnya lukisan dari yang MAHA KUASA. Pagi pun semakin menyiyang, kami kembali packing dan siap untuk kembali medaki, sekitar pukul 09.00 kami kembali melanjutkan pendakian, stapak demi setapakkami melangkah diatas ketinggian 3000 mdpl, oksigen menipis, rasa lelahpun melanda kam juga termasuk saya. kami terus berjalan dan berjalan sampai menemui pohon yang tidak terlalu tinggi yaaa.... itu pertanda puncaknya sudah dekat kami terusmelangkah perlahan diantara oksigen yang menipis, dan ALHAMDULILLAH kami sampai dipuncak, tidak disangka dipuncak gunung sindoro terdapat danau, SUBHANALLAH tanpa buang waktu 4 orang dari kami segera meluncuti baju kami sendiri untuk berenang, hanya saja dingin yang terlalu membuat kami berwmpat termasuk saya segera naik kepermukaan tak ada semenit kami berendam. Dan tawa dari teman kami kembali pecah, setelah foto-foto dan menikmati puncak gunung sindoro kami pun segera turun dari puncak. Kembali kami bejalan turundan kami sampai kaki gunung pada sore harinya, kami pun istirahat sambil ngopi-ngopi di camp sindoro.
            Pukul 06.30 malam kami berjalan menuju pos sumbing untuk mendaftar dan istirahat disana. Sekitar pukul 07.00 kami sampai dan segera mendaftar dan istirahat untuk esok pagi kamu mendaki. Keesokan harinya, setelah sarapan kami pun lanjut menuju gunung kedua yaitu gunung sumbing, kembali kami mendaki setapak demi setapak. Gunung kedua ini sangat bersahabat, milai dari medannya sampai cuacanya, hanya saja menjelang sampai puncak kami diterpa angin yang kencang dengan cuaca yang cerah, kami terus berjalan hingga sampai bibir puncak gunung sumbing, puncaknya sudah terlihat jelas. Kami terus mendaki dan akhirnya kami sampai diketinggian 3371 mdpl, dan perjalanan kami pun sampai disini semua rintangan kami hadapi bersama dan banyak sekali hal-hal indah yang kami dapatkan.
 

Selasa, 10 Juli 2012

LLM Dalam Hukum Bisnis Internasional

Hukum di University of Liverpool Inggris / UK, . Dapatkan informasi mengenai sekolah dan program di sini! Hubungi sekolah dalam 1 klik saja. LLM ini dalam program Internasional Hukum Bisnis memberikan landasan menyeluruh dalam keahlian hukum dan pengetahuan yang diperlukan dalam lingkungan bisnis global saat ini. Dirancang untuk mengakomodasi kedua perspektif hukum dan komersial, ia menyediakan dasar yang kuat dalam hukum bisnis internasional dan kesempatan untuk mengejar minat Anda di sejumlah wilayah hukum tertentu. LLM Hukum Bisnis Internasional LLM kami di Hukum Bisnis Internasional adalah Master spesialis gelar Hukum yang memberikan landasan menyeluruh dalam keahlian hukum dan pengetahuan yang diperlukan dalam lingkungan bisnis global saat ini. Dirancang untuk mengakomodasi kedua perspektif hukum dan komersial, ia menyediakan dasar yang kuat dalam hukum bisnis internasional dan kesempatan untuk mengejar minat Anda di sejumlah wilayah hukum tertentu. Modul inti meliputi metodologi hukum, konflik hukum dalam bisnis dan perdagangan, hukum organisasi bisnis, hukum Uni Eropa dan pasar tunggal, tata kelola perusahaan, dan hukum ekonomi internasional. Anda kemudian dapat mempersonalisasikan Master Anda dengan dua modul elektif dipilih dari aspek-aspek hukum perbankan, regulasi pencucian uang internasional, hukum persaingan, kontrak komersial, hukum internet, dan keamanan informasi. Anda menyelesaikan gelar Anda dengan disertasi asli. Anda akan lulus dengan keahlian spesialis hukum internasional yang sangat dihargai oleh perusahaan-perusahaan multinasional, regulator dan organisasi pemerintah. Kualifikasi canggih Anda akan memberi Anda platform yang aman di mana untuk mengembangkan karir Anda dalam berbagai lingkungan hukum dan komersial - dan meningkatkan peluang di luar yurisdiksi hukum sendiri. http://www.masterstudies.co.id/Pasca-Sarjana-Hukum/Hukum/University-of-Liverpool/LLM-Dalam-Hukum-Bisnis-Internasional/